Adsense

Proposal Usaha Mikro dan Menengah Makaroni Pedas

 

                     PROPOSAL USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

                                                            MAKARONI PEDAS

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 


 

DISUSUN OLEH :

 


TINGKAT XII BISNIS DARING DAN PEMASARAN 3

 



                      SMK PGRI 2 KOTA JAMBI

                      TAHUN AJARAN 2021/2022

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karuniannya sehingga kami dapat menyelesaikan proposal berisi tentang “Makaroni Pedas” tepat pada waktunya.

Kami berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca dan dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam proses belajar.

Kami menyadari bahwa makalah ini banyak kekurangan karena pengetahuan yang kami miliki masih terbatas. Oleh karena itu, kami berharap kritik dan saran bagi pembaca yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah kami ini.

 

Jambi,    Maret  2022

 

  

                                                                                                Penyusun 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Daftar Isi 

BAB I Pendahuluan

1.1      Latar Belakang Masalah

1.2     Perumusan Masalah

1.3     Tujuan Program

1.4     Harapan Bisnis

1.5     Kegunaan Program

1.6     Sekilas tentang perusahaan

BAB II Metodelogi

2.1     Manajemen Pemasaran

2.2    Manajemen Produksi

2.3    Manajemen Sumber Daya Manusia

2.4    Manajemen Keuangan

BAB III Pembahasan

3.1     Manajemen Pemasaran

3.1.1      Analisis Peluang

3.1.2     Gambaran Umum Pasar (STP)

3.1.3     Rencana Penjualan

3.1.4     Strategi Pemasaran

3.2    Manajemen Produksi/Operasional

3.2.1     Produk

3.2.2    Distribusi Produk dan Operasional

3.2.3    Pemasangan Sarana Penunjang

3.2.4    Biaya Modal Produk

3.2.5    Biaya Umum Usaha

3.3    Manajemen Sumber Daya Manusia

3.3.1     Aspek Organisasi

3.3.2    Perizinan

3.4    Manajemen Keuangan

3.4.1     Proyeksi Keuangan

3.4.2    Analisis Keuntungan

3.4.3    Analisis Kelayakan Usaha

3.5    Penjadwalan

BAB IV Kesimpulan dan Saran

4.1     Kesimpulan

4.2    Saran 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Di zaman milenial dan teknologi modern ini kita dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menggeluti dunia bisnis usaha perdagangan, maka dari itu kita menciptakan usaha berupa makanan ringan makaroni viral .kenapa kami membuka usaha tersebut karena makan ringan jenis makaroni ini banyak disukai orang baik dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa terutama kalian yang suka ngemil ,dan soal harga tentunya sangat murah. Produk makaroni ini memiliki rasa pedas.

1.2  Perumusan Masalah

Kesimpulan dari latar belakang diatas adalah memberiakan solusi dalam mencari makan ringan yang di sukai dari semua kalangan sehingga kami menipciptakan produk tersebut.

1.3  Tujuan Program

Memberikan solusi dalam mencari makanan ringnan yang disukai orang- orang,terutama yang suka ngimil dan orang-orang yang suka makanan pedas.dan tujuan lainnya meciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang susah mencari kerja

1.4  Harapan Bisnis

Adapun harapan dari bisnis ini adalah :

·         Bisa memasarkan produknya secara luas baik daripenjualan online maupun dari offline (dari toko ),

·         Mampu menembus pasar  pasar modern,

·         mendapatkan keuntungan yang sebanyak banyak nya dari usaha tersebut

1.5  Kegunaan Program

Adapu kegunaan dari bisnis ini adalah :

·         Ikut berpartisipasi dalam kegiatan pasar bebas

·         Menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak muda milenial

·         Menambah jumlah wirausahawan muda yang mampu bersaing dalam dunia usaha perdagangan yang kreatif dan inovatif

1.6  Sekilas Tentang Perusahaan

·         Nama usaha                  : Makaroni Pedas

·         Nama pemilik usaha      Erio Bagas Nugraha

 



                                        

BAB II

METODOLOGI

2.1     Manajemen Pemasaran

Menurut Kotler, 1980. Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan. (https://www.kembar.pro/2015/05/manajemen-pemasaran-konsep-orientasi.html?m=1) Konsep pemasaran ini bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan pembeli/konsumen. Seluruh kegiatan dalam perusahaan yang menganut konsep pemasaran harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.

Elemen Penting yang terdapat pada Konsep Pemasaran:

●        Market oriented berorientasi pada keinginan Konsumen

●        Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu

●        Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen

Dari segi pemasaran ini, langkah pertama yang akan diambil atau dibahas oleh perusahaan adalah analisis dari peluang yang dimiliki, baik internal, maupun eksternalnya. Sehingga akan memunculkan strategi yang tepat, yaitu strategi WT (weakness;threats). Selanjutnya dijelaskan juga gambaran umum pasar, rencana penjualan dan strategi pemasarannya.

2.2    Manajemen Produksi/Operasional

Manajemen produksi adalah sebuah penataan dari proses pengubahan bahan mentah menjadi suatu produk atau jasa yang memiliki nilai jual. Manajemen produksi juga merupakan bagian dari bidang manajemen yang memiliki peran untuk melakukan koordinasi beragam kegiatan agar tujuan bisnis bisa tercapai. Untuk mengatur produksi, perlu adanya keputusan yang ada hubungannya dengan usaha untuk mencapai tujuan. Sehingga, barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan yang sudah direncanakan.

Menurut Sofyan Assauri, pengertian Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.


Tentunya segala aktivitas produksi juga tidak terlepas dari aktivitas operasi yang di jabarkan dalam suatu manajemen yang disebut Manajemen operasi. Ahli manajemen J.Heizer dan B.Render mendefinisikan bahwa Manajemen Operasional sebagai bentuk pengelolaan menyeluruh dan optimal pada aspek tenaga kerja, barang-barang (mesin, peralatan, dan bahan mentah), atau faktor produksi lain yang bisa dijadikan produk barang dan jasa yang lazim diperdagangkan. Adapun Tujuan dari Manajemen operasional ialah untuk mengatur penggunaan semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga proses produksi berlangsung efektif dan efisien.


Untuk mencapai tujuannya, di dalam proposal ini dibahas apa saja produk-produk yang akan ditawarkan, bagaimana pendistribusian produknya, seberapa banyak kapasitas produksinya, termasuk biaya-biaya yang harus dikeluarkan agar bisnis ini bisa berdiri.

 

2.3    Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar dapat membantu terwujudnya tujuan perusahaan/organisasi secara efektif dan efisien.

Adapun pengertiannya menurut para Ahli ialah sebagai berikut :

"Menurut A.F Stoner MSDM adalah suatu prosedur berkelanjutan untuk memasok suatu organisasi/perusahaan dengan orang-orang yang tepat di jabatan/posisi yang tepat pula ketika dibutuhkan."

(https://salamadian.com/manajemen-sumber-daya-manusia/)

Di dalam proposal ini akan disebutkan mengenai penyusunan karyawan, dan kompensasi karyawan. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.

2.4    Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan, serta pengendalian dana dan aset yang dimiliki suatu perusahaan. Pengelolaan keuangan harus direncanakan dengan matang agar tidak timbul masalah di kemudian hari.

Adapun Tujuan dari Manajemen Keuangan ini adalah sebagai berikut :

1.      Menjaga Arus Kas

2.      Memaksimalkan keuangan Perusahaan

3.      Mempersiapkan Struktur Modal

4.      Memaksimalkan Keuntungan

5.      Meningkatkan Efisiensi.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

 

3.1    Manajemen Pemasaran                                                                                       

     3.1.1 Analisis Peluang

Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan terhadap lingkungan dan pesaing, yaitu melalui analisis makaroni pedas:

1.      (Kekuatan)

-          Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat

-           Bahan produk yang terjamin dan higienis

 

2.       (Kelemahan)

-          Tidak tahan lama

-          Produknya mudah ditiru

 

3.       (Peluang)

-          Harga terjangkau

-          Terdiri dari beberapa level pedas

 

4.      (Ancaman)

-          Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih  murah  

3.1.2  Gambaran Umum Pasar (STP)

1.      Segmentasi Pasar

Yang menjadi segmentasi pasar usaha atau bisnis ini adalah mahasiswa/i,dosen, staff, fan karyawan yang cenderung menginginkan sesuatu yang enak,mengenyangkan, praktis, dan tidak merogoh kocek terlalu dalam, sehingga makaroni pedas ini adalah makanan yang cocok untuk dikonsumsi di kalangan tersebut.

 

2.      Targeting Pasar

Yang menjadi target pasar usaha atau bisnis ini adalah mahasiswa/i, dosen,karyawan, staff, dan warga daripada Universitas Pamulang.

3.      Positioning Pasar

Kami menempatkan usaha atau bisnis ini akan lebih diminati oleh paramahasiswa/i khususnya karena makaroni pedas yang kami tawarkan adalah berbeda jika dibandingkan dengan makaroni pada umumnya, lebih mempertahankan serta meningkatkan kualitas produk kami.

 

3.1.3 Rencana Penjualan

1.      Target Pasar

Usaha ini akan dipasarkan di tempat kami menuntut ilmu yaitu Kampus Universitas Pamulang, kami akan memulai memasarkannya kepada teman satu kampus kami dan kamipun akan membuka stand setiap hari minggu . Selain offline, kami juga menjual produk makroni pedas “Makrani” secara online.

 

2.      Pesaing

Terdapat banyak pesaing dari usaha ini, akan tetapi di sinilah kreatifitas kami bagaimana cara kita menarik konsumen agar dapat membeli produk kami tanpa membuat pesaing kami merasa tidak senang dengan tindakan kami, seperti memberikan promosi yang menarik untuk pelanggan yang setiap membeli produk kami.

 

3.       Sasaran Pembeli

Dalam menjalankan usaha ini sasaran pembeli saya yaitu mencakup semua kalangan masyarakat, baik kalangan bawah, kalangan menengah dan kalangan atas. Harga yang saya berikan yaitu hanya Rp.10.000,- per 1pc Makroni dengan berat bersih 200gr.

3.1.4  Strategi Pemasaran

1.      Dari mulut ke mulut

Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya. Cukup dengan bercerita kepada teman-teman kami atau keluarga untuk mempromosikan usaha kami, sehingga secara tidak langsung semua masyarakat akan mengetahui usaha kami.

 

 

 

2.      Pemberitahuan lewat Media Sosial

Promosi inipun termasuk promosi yang mudah karena kami hanya memerlukan kuota dan ponsel untuk memposting foto produk kami ke instagram dan otomatis dapat dilihat semua orang pengguna media sosial, Mengingat jaman sekarang hamper semua orang memiliki media sosial instagram sehingga cara ini dianggap sangat efektif dan efisien untuk memasarkan produk.

 

3.2    Manajemen Produksi/Operasional                                                                       

3.2.1 Produk

Proses Pembuatan

Untuk membuat makrani ,proses dan bahan bahan produksinya sebagai berikut :

Bahan :

1.      1kg makroni (spiral/keong)

2.      2 liter minyak goring

3.      Penggurih/penyedap rasa

4.      Cabe giling (yang sudah dihaluskan)

Cara membuat :

1.    Goreng makroni yang telah disiapkan sampai warna kecoklatan

2.    Kemudian tiriskan

3.    Makroni yang sudah di goreng dan ditiriskan ,diberi bumbu penggurih/penyedap  rasa aduk hingga rata ,

4.    Setelah bumbu penggurih/penyedap rasa teraduk rata berikan cabe giling sesuai level pedas dari makroni , aduk rata

5.    Makroni siap di kemas.

3.2.2  Distribusi Produk dan Operasional

1.      Pendistribusian

produk Kami mendistribusikan produk langsung atau tidak langsung ke   konsumen

2.      Operasional

Distribusi langsung ke konsumen

1)      Konsumen datang ke outlet, lalu memesan produk

2)      Penjual mengambil macaroni yang sudah di masak sebelumnya lalu masukan macaroni kedalam toples yang sudah sesuai takaran yang di pesan oleh konsumen, lalu taburkan  Bumbu sesuai selera konsumen , lalu di aduk atau di kocok sampai bumbu merata, lalu menyiapkan packaging dengan menggunakan kantong plastik yang menarik.

3)      Konsumen membayar

4)      Penjual menerima transaksi, dan mengucapkan “terima kasih, silakan datang  kembali”

Distribusi Tidak langsung langsung ke konsumen

1)      Konsumen memesan produk menggunakan  via internet seperti Whatsapp, instagram, Facebook dan aplikasi lainnya

2)      Konsumen membayar melalu transfer terhadap penjual

3)      Lalu produk macaroni di kirim kealamat konsumen, sesuai dengan pesanan.

3.2.3 Pemasangan Sarana Penunjang

                                                                                                             

NO

Peralatan

Jumlah Biaya

1

Kulkas mini

Rp 1.300.000

2

Kompor gas 1 unit

Rp    350.000

3

Tabung gas kecil

Rp    415.000

4

Selang dan Regulator

Rp      85.000

5

Peralatan masak (capitan, toples,dll)

Rp     370.000

Total Biaya Pemasangan sarana penunjang

Rp  2.520.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.2.4 Biaya Modal Produk

Peralatan

Harga Satuan

Jumlah (UNIT)

Total

Makaroni

Rp 14.000/Kg

3 Kg

Rp 42.000

Minyak goreng

Rp 13.500/Liter

2 Liter

Rp 27.000

Bumbu Balado

Rp  7.000/Bungkus

1 Bungkus

Rp 7.000

Bumbu Jangung Bakar

Rp  7.000/Bungkus

1 Bungkus

Rp 7.000

Bumbu Keju

Rp  7.000/Bungkus

1 Bungkus

Rp.7.000

Staples + Refill

Rp 10.000

-

Rp 10.000

Kotal Plastik

Rp 14.000/50 lbr

 1 Paket

Rp 14.000

Gas

Rp 20.000/Tabung

1 Tabung

Rp 20.000

Ongkos

Rp 50.000

-

Rp 50.000

Total Biaya Per-50 Porsi

Rp 184.000

 

 

 

 

 

 

 

                               

3.2.5 Biaya Umum Usaha                                                                              

Jenis Biaya Umum Usaha

Jumlah Biaya/Bulan

Sewa Tempat

 Rp   700.000

Gaji Penjual

 Rp   900.000

Total Biaya Umum Usaha Per-Bulan

 Rp 1.600.000

 

 

 

 

 

 

 

3.3    Manajemen Sumber Daya Manusia

3.3.1         Aspek organisasi

1.      koordinasi bisnis         = Natasya Puspa Ravina

2.      Bagian produk             = Dini Indriani, Iman M. Yusuf

3.      Bagian keuntungan     = Nunik Marfuah, Ratna Siska Wati Waruwu

4.      Penjual                        = Yasinta Juniar Zendrato

 

3.3.2  Perizinan

Hanya melaporkan ke RT/RW setempat, serta pemilik tempat usaha tersebut.

 

3.4    Manajemen Keuangan

      3.4.1 Proyeksi Keuangan

-          modal keseluruhan

Jenis modal                                        jumlah biaya

                       Pemasangan sarana penunjang             = Rp 4.304.000

                    Biaya modal produk.                              = Rp 184.000

                    Biaya umum usaha                                  = Rp 1.600.000

                    Total biaya                                              =  Rp 6.088.000

 

                 -  pembagian modal

                    Modal sendiri                                          = Rp 2.088.000

                     Investor                                                  = Rp 4.000.000

 

       3.4.2  Analisis keuntungan

                   Keuntungan:

                    50 porsi × Rp 184.000

                    Total keuntungan per- hari                      =  Rp 9.200.000

                   Total keuntungan per- bulan                    = Rp 2.999.000

 

     3.4.3 Analisis kelayakan usaha

                * Keuntungan bersih - biaya umum usaha

               = Rp 2.999.000 - 1.600.000

               = Rp 1.399.000

 

              * Periode pengambilan modal

                  Total biaya modal/ total keuntungan bersih

                   Rp 6.088.000/ Rp  1.399.000

                   = 1 bulan 6 hari

        Melihat periode pengambilan modal hanya jangka waktu 1 bulan 6 hari

        dengan perkiraan 50 porsi per - hari maka bisnis ini dikatakan layak untuk dijual.

 

3.5    Penjadwalan

Kegiatan jadwal pelaksanaan (dalam Minggu) 

Survey pasar                                 = Minggu ke  1

Survey lokasi usaha                      = Minggu ke 1

Survey supplier                            = Minggu ke 2

Perizinan                                       = Minggu ke 3

Peresmian operasional       = Minggu ke 4


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1    Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam memilih suatu usaha perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal yang berhubungan dengan usaha yang didirikan. Seperti mengetahui peluang usaha, lokasi yang strategis, pemasaran produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan pendirian usaha, sehingga usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik. Usaha ini tidak memerlukan modal yang cukup besar, namun memerlukan perencanaan yang matang. Usaha di bidang makanan ringan ini memberikan peluang pasar yang sangat luas. Sekarang permintaan konsumen akan isi makanan ringan semakin meningkat. Sasaran utama konsumen makaroni pedas yaitu mahasiswa dan masyarakat kalangan menengah ke bawah, sehingga harga jual yang tidak terlalu tinggi akan membantu memperlancar proses penjualan.

4.2    Saran

Kami menyadari bahwa proposal ini jauh dari kesempurnaan oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan proposal ini. demikian proposal ini. Semoga kegiatan usaha kami ini bisa berjalan dengan baik dan kami berharap dalam mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi kami dan masyarakat. kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan proposal ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya, sekian terimakasih.

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Proposal Usaha Mikro dan Menengah Makaroni Pedas"

Post a Comment

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!