loading...

Taksonomi Mikroorganisme || Materi Mikrobiologi Dasar


Taksonomi merupakan sistematika penamaan dan pengelompokkan makhluk hidup (Carolus Linneus). Secara ilmu biologi taksonomi merupakan klasifikasi makhluk hidup berdasarkan identifikasinya dan menempatkannya ke dalam kelompok yang memiliki sifat yang sama. Taksonomi terdiri dari 3 bagian ;
  1. Klasifikasi 
  2. Identifikasi
  3. Nomencalture 

Klasifikasi 

Klasifikasi organsime :
  • Organisme prokariotik : organisme yang tidak memiliki membran nukleus dan organel-organel sel sederhana. 
  • Organisme eukariotik : organisme yang memiliki membran nukleus dan organel sel lengkap.

Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik


Sistem Klasifikasi
  1. Sistem dua kingdom : Plantae (tumbuhan) dan Animalia (hewan). Contohnya: bakteri, fungi dan alga diklasifikasikan sebagai tumbuhan ; protozoa diklasifikasikan sebagai hewan
  2. Sistem 5 kingdom (Whittaker, 1969) : animalia, plantae, fungi, protista, monera dan bakteri dipisahkan kedalam kingdom prokariota
  3. Sistem tiga domain (Woese, 1978)) : based on comparison of sequences of rRNA

Contoh: Manusia modern

Pengelompokan organisme berdasarkan kekerabatannya dari yang sangat dekat kekerabatannya sampai pada yang sangat spesifik genus, semua spesies terkait species organisme dalam kelompok yang unik secara individu

Klasifikasi Eukariotik
Sistem 4 kingdom :
1. Kingdom Protista (eukariot uniseluler)
  • algae dan protozoa
  • eukariot sederhana
  • sumber nutrisi beragam ; autotrof, heterotrof, intraseluler parasite

2. Kingdom Fungi
  • yeast, mold, mushroom
  • absorb organic material trhough plasma membrane

3. Kingdom Animalia
  • multicellular animals
  • ingest organic food through a mouth
  • have cells organized into tissues

4. Kingdom Plantae
  • multicellular plants
  • photosintesis to produce organic molecule
  • have cells organized into tissues

Contohnya: Kuda, keledai, dan zebra bergenus Equus tetapi spesiesnya berbeda :
  • Equus caballus (kuda)
  • Equus somalicus (keledai)
  • Equus grevyi (zebra)

Eukaryotic species adalah kelompok organime yang memiliki kekerabatan dekat tetapi bisa berkembangbiak dan menghasilkan keturunan yang subur.

Klasifikasi Prokariotik
Prokariot terdiri dari dua domain :
1. Bacteri
  • semua patogen adalah prokariot
  • banyak nonpatogen prokariot

2. Archaea
  • semuanya prokariot dengan dinding sel tidak mengandung peptidoglikan
  • hidup dilingkungan ekstrim
  • ancient bacteria
  • (methanogens, extreme halophilic, extreme thermophilic)
  • Pengelompokkan berdasarkan kemiripan sekuense gen

Procaryotic species : populasi sejumlah sel dengan sifat-sifat yang sama (no sexual reproduction)

Pure culture (biakan murni) : perbanyakan diri menjadi populasi dari sel tunggal di media buatan, secara genetik identik

Strains : sel dari spesies yang sama tetapi secara genetik tidak identik pada semua cara pembiakan.

  • setiap kultur atau kelompok yang memiliki sedikit perbedaan disebut strain
  • setiap strain diidentifikasikan dengan angka atau huruf atau gabungannya, diletakan setelah nama Genus dan spesies  
  • Contohnya: Escherichia coli; normal intestinal flora,  Escherichia coli O157:H7; menghasilkan racun, patogen yang mematikan manusia.

Identifikasi

Sisi praktek dari taksonomi : proses menentukan identitas spesifik dari suatu organisme. Penempatan sebuah strain baru kedalam kelompok sebelumnya.

Identifikasi merupakan pekerjaan rutin dalam laboratorium mikrobiologi :
  • biasanya dimulai dari mendapatkan biakan murni dari mikroorganisme baru
  • sifat yang diteliti : morfologi, biokimia, serological, molekuler

Identifikasi Mikroorganisme
  • Klasifikasi kedalam hirarki taksonomi berdasarkan pada karakteristik morfologi, sekuens DNA dan rRNA
  • Identifikasi pada mikroorganisme yang belum diketahui (sebelumnya telah ditemukan dan telah diklasifikasi) mikroba membutuhkan lebih spesifik dan sering dikombinasikan beberapa metode

  1. Karakteristik morfologi→ ukuran, bentuk, karakteristik seluler (kapsul, flagella, endospora dll)
  2. Teknik pewarnaan→ pewarnaan gram, pewarnaan asam cepat. 
  3. Biochemical test
- Probe untuk aktivitas enzim spesifik :
  • Fermentasi karbohidrat
  • Fiksasi nitrogen
  • Oxidasi sulfur
  • Menghasilkan gas
  • Menghasilkan asam
  • Reduksi nitrat, dll

- Pengujian cepat
  • Selective media
  • Differential media,

Nomenclature

Nomenclature yaitu penamaan microorganisme
Nama genus + nama spesies
- genus huruf besar
- genus dan spesies ditulis miring

Umumnya menggunakan bahasa latin. Contohnya : Staphylococcus aureus, Treponema pallidum, Chlamydia trachomatis

Family → aceae → Chlamydiaceae Ordo → ales → Chlamydiles

  • Aturan untuk pemberian nama mikroorganisme harus mengacu pada “International Committee on Systematic Bacteriology”
  • Aturan untuk penamaan fungi dan alga harus mengacu pada “International Code for Botanical Nomenclature”
  • Aturan untuk penamaan protozoa yang ditemukan harus mengacu pada “International Code of Zoological Nomenclature”

Prinsip Nomenclature
  1. Organisme yang berbeda ditetapkan sebagai spesies
  2. Binomial nomenclature meggunakan bahasa latin
  3. Penamaan harus sesuai dengan aturan internasional
  4. Prioritas hukum
  5. Diklasifikasikan
  6. Kriteria digunakan untuk informasi dan publikasi nama baru


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Taksonomi Mikroorganisme || Materi Mikrobiologi Dasar"

Post a Comment

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!