loading...

Laporan Praktikum : Uji Bakar Plastik

LAPORAN PRAKTIKUM
TEKNOLOGI PENGEMESAN DAN PENYIMPANAN
Uji Bakar (Hot Ware Test) Plastik









Disusun Oleh :
Muhammad wasil






TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016


BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Pengemasan adalah suatu proses pembungkusan, pewadahan ataupun pengepakan suatu produk yang meggunakan bahan tertentu sehinga  produk yang berada didalamnya dapat dilindungi. Ada beberpa jenis nahan yang biasa digunkan untuk bahn keas yaitu: kertas , plastik, gelas, logam, fiber, dan bahan-bahan lainnya.
Plastik merupakan bahan kemasan yang paling banyak digunakan. Penggunaan plastik semakin meluas mengingat karakteristik plastik yang penting dalam pengemasan dapat diatur agar memenuhi syarat atau keperluan yang diinginkan. Pengaturan karakteristik kertas dilakukan dengan berbagai cara mulai dari pengaturan tebal plastik, penambahan bahan aditif tertentu, penggunaan berbagai macam polimer (kopolimer), dan sebagainya.
Plastik dapat dijadikan bahan pengemasan yang baik setelah melewati berbgaai macam pengujian yang meliputi penentuan gramatur dan densitas, penentuan kekuatan tarik dan perpanjangan putus, penentuan ketahanan gesek, dan uji bakar plastik. Salah satu karakteristik plastik adalah permeabilitasnya terhadap berbagai jenis gas dan uap. praktikum ini akan diarahkan pada pengenalan beberapa jenisplastik. Pengenalan ini dilakukan dengan memperhatikan kekuatan tarik, elongasi, dan ketahanan gesek film. Pengenalan yang dilakukan dengan pengujian bakar karena ketika plastik dibakar, ada jenis polimer yang menunjukkan fenomena yang khas.

1.2 Tujuan
Tujuan dari praktikum ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya unsur halogen pada plastik yang diuji.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2. Kemasan
Pengertian umum dari kemasan adalah suatu benda yang digunakan untuk wadah atau tempat dan dapat memberikan perlindungan sesuai dengan tujuannya. Adanya kemasan dapat membantu mencegah/mengurangi kerusakkan, melindungi bahan yang ada di dalamnya dari pencemaran serta gangguan fisik seperti gesekan, benturan atau getaran. Dari segi promosi kemasan dapat berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli (Esti, 2007).
Menurut (Syarief, R., 1989) Pengemasan adalah suatu cara untuk menjamin pengiriman suatu produk yang aman kepada konsumen dengan kuantitas dan kualitas yang tetap terjaga baik. Fungsi pengemasan makanan adalah untuk memberikan proteksi sehingga lebih awet, mempermudah penyimpanan, distribusi, promosi, dan sekaligus jaminan kepada konsumen serta berwawasan lingkungan
2.2 Kemasan plastik
Plastik merupakan senyawa polimer tinggi yang dicetak dalam lembaran-lembaran dan mempunyai ketebalan yang berbeda-beda. Plastik dibuat dari resin baik alami atau sintetik yang tersusun dari banyak monomer, yaitu rantai paling pendek, sehingga terbentuk suatu polimer(Julianti dan Mimi, 2006).
Penggunaan plastik sebagai pengemas pangan terutama karena keunggulannya dalam hal bentuknya yang fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk pangan yang dikemas, berbobot ringan, tidak mudah pecah, bersifat transparan/tembus pandang, mudah diberi label aneka warna,dapat diproduksi secara massal,harga relatif murah dan beragai jenis pilihan bahan dasar plastik. Plastik juga dapat mengurangi kecenderungan bahan pangan kehilangan sejumlah air dan lemak. Polietelin merupakan jenis plastik yang paling banyak digunakan dalam industri karena sifat-sifatnya yang mudah dibentuk, tahan terhadap berbagai bahan kimia, penampakannya jernih, dan mudah digunakan sebagai laminasi (Dewandari, 2009).
       Dari segi promosi kemasan berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Bahan kemasan yang umum untuk pengemasan produk hasil pertanian untuk tujuan pengangkutan atau distribusi adalah kayu, serat goni, plastik, kertas dan gelombang karton (Mimi  Nurminah. 2002).



BAB III
METODOLOGI

3. 1 Waktu dan Tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada hari Selasa Tanggal 15 November 2016 pada pukul 14.40 6.30 WIB, bertempat di Laboratorium Kimia Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jambi.
3. 2 Alat Dan Bahan
Peralatan yang digunakan dalam pratikum ini yaitu pematik, lilin dan alat tulis. Bahan-bahan yang digunakan yaitu cup plastik, sangkek putih, sangkek hitam, plastik kerupuk, dan botor arthes.
3.3 Prosedur Kerja
Prosedur kerja dalam praktikum ini yaitu: persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, kemudian bahan dibakar satu-persatu. Setelah dibakar amati paramater sebagai berikut: kemudahan terbakar, kecepatan merambat, warna nyala api, pembentukan asap, warna dan bau asap. Kemudian catat hasil di tabel yang di persiapkan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4. 1 Hasil Pengamatan
            Tabel 4. 1. 1 Hasil Uji Bakar Kemasan Plastik
Nama produk
Kemudahan terbakar
Kecepatan merambat
Warna nyala api
Sangkek putih
Mudah
Cepat
Biru
Cup
Mudah
Cepat
Biru
Botol artes
Agak mudah
Lambat
Orange
Plastik kerupuk
Agak mudah
Cepat
Biru
Sangkek hitam
Mudah
Cepat
orange

Tabel 4. 1. 2 Hasil Uji Bakar Kemasan Plastik
Nama produk
Pembentukan asap
Warna asap
Bau
Sangkek putih
Sedikt
Putih
Agak menyengat
Cup
Banyak
Putih
Sangat menyengat
Botol arthes
Banyak
Hitam
Menyengat
Plastik kerupk
Sedikit
Hitam
Menyengat
Sangkek hitam
banyak
Putih
menyengat



4.2 Pembahasan
Uji bakar plastik merupakan suatu bentuk pengujian yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis polimer dari suatu plastik dengan pembakaran plastik  pada nyala api. Uji bakar plastik terdiri dari pengujian kemudahan terbakar, kecepatan rambat nyala api, warna api, pembentukan asap, warna asap dan bau saat terbakar. Kemudahan terbakar dari pengemas tergantung dari ketebalan bahan yang digunakan untuk mengemas suatu bahan. 
Kecepatan rambat nyala api dari bahan pengemas tergantung dari kerapatan unsur penyusun plastik tersebut. Plastik kerupuk, sangkek putih, cup merupakan kemasan dengan kerapatan penyusun rendah sehingga sangat mudah sobek dan kecepatan rambat nyala api tinggi. Kemasan yang kecepatan rambatnya sedang atau lambat memiliki kerapatan yang baik sehingga tidak mudah pecah atau sobek.
Warna nyala api dari bahan praktikum yaitu warna jingga dan biru jingga.jika warna api biru artinya plastik mengandung senyawa Halogen. Pembentukan asap terjadi pada semua kemasan, hal ini berpengaruh terhadap ketebalan serta jumlah komposisi plastik itu sendiri. Hal ini juga berpengaruh terhadap warna asap dan bau.





BAB V
PENUTUP
5. 1 Kesimpulan
Kesimpulan dari praktikum ini yaitu: dapat diketahui bahwa kemudahan terbakar, kecepatan merambat, warna nyala api, pembentukan asap, warna dan bau asap dapat dipengaruhi oleh ketebalan serta komposisi bahan penyususn pada kemasan plastik. Pada kemasan sangkek putih, cup, dan plastik kerupuk mengandung senyawa halogen, sedangkan botol ares dan sangkek hitam mengandung sdedikit senyawa halogen.
5.2 Saran
Dalam praktikum ini kami menyarankan kepada praktikan untuk berhati-hati dalam melalukan proses pembakaran agar tidak terjadi kecelakaan dalam praktikum.


DAFTAR PUSTAKA
Emanauli. 2013. Teknologi Penyimpanan dan Pengemasan. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Jambi
Fellows, P. J. 2000. Food Processing Technology. Principles and Practice. 2nd Ed. Woodhead Publishing Ltd. Combridge. England
Milliati. T. 2000. Penuntun Praktikum. Teknologii Pengemasan dan Penyimpanan. Fakultas Teknologi pertanian. Universitas Lambung
Miltz. J. 1992. Food Packaging. In. Handbook Of Food Enginering. D. R. Heldman and D. B. Lund (Ed). Marcel Dakker. Inc: New York
Sachrow. W., and Griffin. R.. C. 1970. Food Packaging. Ari Publishing. Co. Wetsport. Conectcurt
Syarief. R., S. Santowo. St Lumayana. B. 1989. Teknologi Pengemasan Pangan.Laboratorium Rekayasa Proses Pangan. PAU Pangandan Gizi. IPB


LAMPIRAN
                   


Gambar 1. Jenis kemasan plastik          Gambar 2. Uji bakar plastik botol (PET)

                   

Gambar 3. Uji bakar sangket putih       Gambar 4. Uji bakar sangkek hitam
          (LDPE)                                                    (LDPE)
                   


Gambar 5. Uji bakar cup plastik (PP)      Gambar 6. Uji bakar plastik kerupuk                                

                                                                                    (HDPE)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Laporan Praktikum : Uji Bakar Plastik"

Post a Comment

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!