loading...

Laporan Praktikum : Struktur, Jaringan dan Organ Tumbuhan

LAPORAN PRATIKUM BIOLOGI UMUM
STRUKTUR SEL, JARINGAN, DAN ORGAN TUMBUHAN










Disusun Oleh :






PROGRAM STUDI FARMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS JAMBI
2017






BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Sel merupakan struktur terkecil penyusun tubuh makhluk hidup yang memiliki fungsi tertentu. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel sel terdiri dari organel-organel yang memiliki fungsi ertentu. Antara sel hewan dan sel tumbuhan terdapat beberapa perbedaan
Sel-sel berumpul membentuk suatu jaringan yang memilii bentuk dan fungsi yang sam membentuk jaringan-jaringan pada tumbuhan terdiri dari tiga jenis, yaitu jaringan daras yang terdiri dari parenkim, sklerenkim dan kolenkim. Jaringan ersebut akan tetap ada hingga tumbuhan tersebut tumbuh dewasa. Jaringan pengangkut terdiri dari xylem dan floem. Xylem berfungsi sebagai pengangkut air dari akar menuju ke daun, sedangkan floem berfungsi untu mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh. Jaringan dewasa terdiri dari jaringan-jaringan yang berfungsi untuk melindungi tubuh tumbuhan
Pada tumbuhan berbiji terdiri dari dua jenis yaitu dikotil dan monokotil . terdapat perbedaan struktur antara tumbuhan dikotil dan monokotil perbedaan yang signifikan dapat dilihat dengan mata telanjang. Adapula yang menggunakan mikroskop.
Tumbuhan tersusun dari berbagai organ, seperti akar, batang, dan daun. Organ tersebut memiliki fungsi masing-masing dalam aktivitas yang dilakukan oleh tumbuhan itu sendiri. Selain itu pada tubuhann juga terdapat pada buah, bunga, dan biji. Sebagai penunjang kehidupan selanjutnya bagi tumbuhan. Buah, bunga, dan biji berfungsi untuk alat reproduksi bagi tumbuhan.
Organ merupakan kumpulan dari beberapa jaringan yang memliki tujuan atau peranan tertentu dalam tubuh. Organ tumbuhan dibedakan menjadi organ vegetatif dan generatif. Organ vegetatif yaitu akar, batang, dan daun. Organ generatif yaitu bunga, buah, dan biji. Pada daun terdapat suuatu organel sel yang tidak terdapat pada organel sel hewan, yaitu plastida yang didalamnya terdapat klorofil.

1.2              Tujuan
1.      Mengetahui konsep sel, jaringan dan organ tumbuhan.
2.      Mengetahui komponen-komponensel, jaringan pengengkut dan jaringan dasar, jaringan pengangut dan jaringan dewasa.
3.      Mengetahui organ vegetatif dan generatif pada tumbuhan.



BABA II
METODE KERJA

    2.1 Alat dan Bahan

    2.1.1 Alat
            1. mikroskop
            2. objek gelas dn cover glass
            3. cawan peniti
            4. jarum pentul
            5. pisau bedah / cutter

    2.1.2 Bahan
            1. folium Rheo discolor
            2. folium, caulis, radix, dan fios zea mayr
            3. caulis, folium, dan fructus mangifera indica
            4. fructus Anaardium occidentale
            5. fructus switenia mahagoni
            6. solanum tuberosum
            7. cyperus rotundus
            8. acasia ouricolitosmis
            9. manihot utilissina
            10. allium cepa

   2.2 Prosedur Kerja

    2.2.1 pengamatan sel tumbuhan
            1. dibuat irisan membujur dari rheo discolor
            2. diletakkan pada objek gelas dan ditiip dengan cover glass
            3. pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop
            4. hasilnya diamati dengan digambarkan di buku kerja

     2.2.2 Pengamatan jaringan tumbuhan
            1. irisan melintang pada caulis zea mays dan
            2. diletakkan pada objek glass dan ditutup dengan cover glass.
            3. pengamatan dilakukan denganmikroskop
4. hasil antara dua tumbuhan di bandingkan
5. hasilnya diamati dan digambarkan pada buku kerja

    2.2.3  Pengamatan organ tumbuhan
            1. pengamatan organ generatif dan vegetatif  zea mays dan mangivera indica
              2. pengamatan pada buah dan biji anacardium occidentalle  dan  switenia mahagoni  dilakukan
            3. hasilnya digambarkan dan diamati pada buku kerja


BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
 3.1 Hasil
GAMBAR

BAGIAN

Mangifera indica
1.      Mesocarp
2.      Exocarp
3.      Endocarp
4.      Biji
Swietinia mahagoni
1.      Exoarp
2.      Merocarp
3.      Endocarp
4.      Biji
5.      Tangkai
Zea mays
Vegetatif
1.      Benang sari
2.      Batang
3.      Putik
4.      Buah
5.      Daun
6.      Akar
Mangifera indica
1.      Batang
2.      Daun
3.      buah
































      4.2.   Pembahasan
Dalam praktikum sel, dan organ tunbuhan diamati sel pada bawang merah (allium cepa), diamati jaringan pada jagung (  zea mays )dan pada rhedeo discolor , lalu organ pada tumbuhan lainya.
Dalam pengamatan sel bawang merah, sel epidermis dari bawang memiliki bentuk yang rapi dan kotak-kotak meskipun kotaknya tidak sempurna. Ini karena bawang merah adalah tumbuhan yang memiliki dinding sel diluar membran nya. Sehingga terlihat rapi saat kita melihat melalui mikroskop. Sel epidermis bawang merah tersebut berwarna keungu-ungguan karena mengandung kloplas eski tak selalu mengandung klorofil. Sel epidermis bawang merah mempunyai bentuk yang tetap dan tidak berubah-ubah arena didalam sel terdapat dinding sel. Pada sel abawang merah, bagian-bagiannya dalah :
1.      Dinding sel
Dindig sel berfungsi untuk memberi bentuk oada se tumbuhan , mengandung sselulosa. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan . dinding sel tersusun dari polisakarida. Fungsi dari dinding sel adalah melindungi organel sel, memberi bentuk sel, dan sebagai tempat transportasi antar sel, selain itu dinding sel juga berfungsi sebagai penyokong ( George, 2006 : 145 )
2.      Cairan sitoplasma
Sioplasma merupakan plasma yang berada di antara intisel dan membran plasma. Cairan ini biasa disebt sitosol, yang sebagian besar adalah air didalamnya terlarut molekul-molekul kecil maupun besar , ion-ion dan bahan hidup ( sumadi, 2000 : 25 )
3.      Stomata
Stomata adalah lubang atau celah yang terdapat pada epidermis organ tumbuha yang dibatasi oleh sel khusus yang sisebut sel penutup . stomata berfungsi sebagai celah pada tumbuhan pada pertukaran gas dan penguapan pada tumbuhan. Oleh karena itu, terletak pada permuaan daun dan bawah permukaan daun

Selain pada bawag merah , diamati pula sel pada tanaman rheo discolor . tanaman ini punya nama lain adam hawa atau hanar kering ( indonesia ) . termasuk ke dalam famili commelianaceae. Tanaman ini memiliki daun unik berwarn ahijau pada permukan dan merah keunguan pada sisi lain nya. Daun runcing, memanjang , dan tebal karena mengandung cukup banyak air. ( Lestari , 2008 : 86 )
Tanaman ini diamati bagian sel daunnya untuk kegiatan-kegiatan dalam praktikum-praktikum.
Pada pengamatan jaringan tumbuhan digunakan tanaman jagung dan mangga . tanaman jagung merupakan tanaman monokotil , sedangkan mangga merupakan tanaman dikotil.
Pada bagian batang tanaman, dapat dilihat perbedaan antara struktur batang jagung dan batang mangga. Jaringan yang terdapat pada tanaman mangga tersusun dengan rapi jika dibandingkan dengan tanaman jagung. Namun, kedua jaringan tersebut memiliki beberapa jenis jaringan yang sama.
Menurut Abdurrahman ( 2008: 81 ), berikut adalah macam-macam jaringan tumbuhan :
1.      Jaringan epidermis
Epidermis merupakan jaringan terluas dari batang. Epidermis ini hanya tersusun atas satu lapisan sel. Sel epidermis tersusun rapat, sehingga tidak tampak ruang antar sel. Jika batang tumbuhan membesar, epidermis akan pecah dan membenuk jaringan gabus. Jaringan gabus ini juga sering pecah sehingga terbentuk lentisel.
2.      Jaringan korteks
Merupakan jaringan yang ada dubawah jaringan epidermis. Jaringan penyusun pada kortesk batang adalah parenkim dan kolenkim. Sel korteks relatif renggang, sehingga terdapat rongga antar sel. Hal ini berguna dalam pertukaran sel.
3.      Jaringan endoderm
Merupakan batas antara korteks dan silinder pusat. Didalam silinder pusat terdapat jaringan perisikel, empulur, dan pembuluh angkut. Empulur merupakan bagian terdalam dari silinder pusat dan tersusun atas jaringan parenkim. Jaringan pembuluh angkut tersusun atas floem dan xylem.

Tanaman mangga merupakan tanaman dikotil, dimana tumbuhan dikotil adalah tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua yang merupakan cabang dri tumbuhan angiospermae. Ciri tumbuhan dikotil adalah bercabang-cabang, berkambium, akar tunggang, pertulangan daun menyirip, dan memounyai ikatan pembluh kolateral terbuka ( kimball, 1991 : 256 )
Tumbuhan diotil mempumyai cabang ikatan pembuluh kolateralberkambium, mempunyai akar tunggang dan memiliki pembuluh angut ersusun dalam lingkaran ( Saktyono , 1989: 186 )
Jaringan daun pada tanaman jagung juga berbeda dengan jaringan pada tanaman mangga. Susunan jaringan pada daun mangga lebih jelas dan rapi dinbandingkan daun jagung.
Jaringan pada daun sebagai berikut :
1.      Epidermis
Epidermis daun terdapat di permukaan atas disebut epidermis atas dan yang terletak dibawah disebut epider,is bawah. Sifat terpenting daun adalah susunan selnya yang kompak dan adanya stomata. Pada daun lebsr ysng terdspst di tsnsmsn dikotil, letak stomata tersebar. Pada monokitil dan bymospermae, stomata serimg tersusun dalam deretan yang memangjang yang sejajar dengan sumbu daun. Sel penutup pada stomata dapat berada di tempat yang sama tinggi, lebih tinggi atau lebih rendah dari epidermis ( Hidayat, 1995 :100 )
2.      Mesofil
Mesofil merupkakan jaringan dasar yabg terletak antara epidermis atas da epidermis bawah dan diantara berkas pengangkut. Mesofil dapat trsusun atas parenkim yang relatif homogen dan berdiferensasi menjadi parenkin palisade (jaringan tiang ). Jaringan pagas dan spons. Sesuai dengan fungsinya, parenkim mesofil merupakan daerah fotosintersis, terutama karena mengandung kloroplas.
3.      Sitem Jaringan Pengangkut
Sistem jaringan pembuluh tersebar di seluruh helai aun dan dengan demikian menunjukkan adanya huungan erat dengan mesofil. Jaringan pembuluh merupakan sisitem yang saling berkaitan dan terletak dalam bidang ssejajar dengan permukaan daun sedangkan , organ generatif tanaman adalah organ yang digunakan sebagai alat untuk memperbanyak diri, contohnya bunga dan buah.

Untuk pengamatan organ generatif pada tumbuhan digunakan zea mays , manihot uttilissima,   acasia auriculiforunis, cyperus rounun , allium cepa, mangifera indica, mahagoni, anacardium occidentale.
Pada pengamatan terhadap jambu monyet atau jambu mete diketahui bahwa bagian buah yang membesar, berdaging lunak, berair, dan berwarna kuning kemerah-merahan merupakan buah semu. Bagian tersebut merupakan langkah buah yang mengalami pembengkakan. Buah yang sebenarnyaialah yang biasa disebut mete (Yunani, 2008:6 )
Buah mahagobi memiliki tekstur keras, merupakan buah sejati tunggal yang merupakan organ generatif pada tumbuhan mahagoni. Jika sudah tua kulit buahnya akan pecah . didalam buah terdapat biji berbentuk pipih dengan ujung yang tebal dan warnanya coklat kehitaman. Mahagoni memiliki 3 lapisan kulit biji yaitu sarcotelta, seteronista, dan endoterta. Biji mahagoni terbungus oleh kulit warnanya yang berbentuk pipih yang dibagian atasnya terdapat tambahan memanjang berbentuk sayap.

BAB IV
PENUTUP
4.1              Kesimpulan
1.      Selpada tumbuhan terdiri dari dinding sel , nukleus, RE, ribosom, sitoplasma, badan golgi, mitokondria, vakuola, dan plastida.
2.      Jaringan pada tumbuhan terdiri dari 3 jenis yaitu jaringan dasar, jaringan pengangkt dan jaringan dewasa.
3.      Organ pada tumbuhan dibedakan menjadi 2jenis , yaitu generatif dan vegetatif. Organ generatif yaitu buah, biji, dan bunga. Organ vegetatif yaitu batang, akar, dan daun

4.2              Saran
Diharapkan pratikum lebih teliti dan hati-hati dalam praktikum



DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, D. 2008. Biologi kelompok petanian dan kesehatan. Bandung : Grapindo media pratama
George. 2006. Biologi edisi kedua. Jakarta : Erlangga
Hidayat, E.B. 1995. Anatomi tumbuhan berbiji  Bandung : ITB
Kimball, J.W. 1991. Bologi  jakarata ; erlangga
Lestiani, H. 2008. Galeri tanaman hias lanscap.Jakarta : swadaya.
Saktiyono . 1989. Biologi 2 . jakarta ; bumi aksara
Sumadi. 2000. Biologi sel.  Jakarta : graha ilmu
Yuniarti, T. 2008. Enslikopedia tanaman obat tradisional cetaan pertama. Yogyakarta


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Laporan Praktikum : Struktur, Jaringan dan Organ Tumbuhan"

Post a Comment

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!