loading...

Laporan Praktikum : Keanekaragaman dan Klasifikasi Tumbuhan


LAPORAN PRAKTIUM 

BIOLOGI UMUM

KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI TUMBUHAN














       Disusun Oleh :











PROGRAM STUDI FARMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS JAMBI
2017





BAB I
PENDAHULUAN

    1.1  Latar Belakang
Didunia ini terdapat makhluk hidup yang beragam jenisnya. Keanekaragaman makhluk hidup dilingkungan yang berbeda, akan berbeda pula . misalnya di daerah yang subur memiliki tingkat keaneka ragaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang kurang subur. Untuk memudahkan mempelajari makhlu hidup , perlu dilakukan yang namanya penggolongan atau pengklasifikasian atau identifikasi. Identifikasi didasarkan pada persamaan atau perbedaan ciri bentuk luar (morfologi), susunan tubuh bagian dalam (anatomi), dan faal tubuh (fisiologi), tingkah laku dan kromosom.
Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu berdasarkan persamaan atau perbedaan cirinya. Tujuan dari proses klasifikasi ini adalah untu mempermudah dalam mengenal, mempelajari, dan mengetahui hubungan antar makhluk hidup.
Prosesnya dimulai dengan mengelompokkan beberapa individu yang memiliki persamaan ciri kedalam satu kelompok. Kelompok-kelompok yang terbentuk dari hasil pengklasifikasian makhluk hidup ini disebut takron. Takron pada tingkat yang lebih rendah memiki persamaan sifat dan ciri yang lebih banyak. Sedangkan taron pada tingkat yang lebih tinggi memiliki persamaa ciri dan sifat yang sedikit. Ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup disebut dengan takronomi.
Makhluk hidup dipermukaan bumi ini beraneka ragam bentuk, warna, ukuran, kebiasaan hidup, habitat, kelengkapan organ tubuh, dan tingkah lakunya. Makhluk hidup dengan sifat sama di kelompokkan dalam golongan yang sama. Makhluk hidup yang dapat melakukan perawinan dan menghasilkan keturunan yang fertile ortilnya mampu berkembang biak dan menghasilkan keturunan baru.

    1.2  Tujuan
1.      Mengenal ciri pokok tumbuhan lumut dan tumbuhan paku.
2.      Mengetahui pengelompokkan gymnospermae dan angiospermae.
3.      Mengetahui perbedaan monokotil dan dikotil.









BAB II
METODE KERJA

2.1 Alat Dan Bahan
            1. Marchantia Polymorpha
            2. Adiantum Sp.
            3. Selaginella Sp.
            4. Polytrichum Sp.
            5. Drymogiossum Sp.
            6. Hibiscus Rosa-Sinensis
            7. Zea Mays
            8. Oryza Sativa
            9. Manihot Utilissima
            10. Anggrek Episif

2.2 Prosedur Kerja
1. Semua objek diamati ciri morfologinya seperti bentuk, warna, habitat, dan bagian  tubuh
2. Mofologi digambar dan diberi keterangan gambar dan masing-masing objek.
3. Ditentukan klasifikasi setiap objek.




BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

    3.2  Hasil
NO.
OBJEK
KLASIFIKASI
DESKRIPSI
KET
1.
Marchantia polymorpha
Kingdom : Plantae
Divisi : Bryophyta
Class : Hepaticopsida
Ordo : Marchantiales
Famili : Marchantiaceae
Genus : Marchantia
Spesies : Marchantia polymorpha
Talus berbentuk seperti hati, berdaging, berwarna hijau, dibawahnya ada rizoid.
1.talus
2.
Adiantum sp.
Kingdom : Plantae
Divisi : Pterydophyra
Class : Pteridopsida
Ordo : Pteridales
Famili : Pteridaciae
Genus : Adiantum
Spesies : Adiantum Sp.
Hidup berkelomok ditanah gembus dan terlindugi dari sinar matahari. Akar serabut, coklat. Batang bercabang, warna hitammengkilat. Daun seperti kipas, lembut, tipis, menyirip, ada spora, dan warna hijau mengkilap.
1.Akar
1.     Daun
2.      Batang


2.2  Pembahasan
Keanearagaman hayati adalah keseluruhan variasi organik, baik bentuk, penampilan, jumlah, maupun sifat yang dapat ditemukan pada tingkat gen, spesies, dan ekosistem. Setiap makhluk hidup memiliki ciri dan tempat hidup yang berbeda. Untuk lebih mudah mempelajari mahluk hidup , maka dilakukan pengelompokkan atau klasifikasi mahluk hidup sesuai dengan kesamaan bentuk morfologi, fisiologi, dan anatomi. Hal ini sesui dengan tujuan dari lasifikasi mahluk hidup ini. Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaaan dan perbedaan ciri yang dimiliki mahluk hidup . makhluk hidup dengan ciri sama dikelompokkan dalam satu penggolongan ( Tjitratam, 1983:32).
Dalam percobaan kali ini, dilakukan penggolongan atau klasifikasi dari tumbuhan. Tumbuhan yang akan digunakan atau yang akan diamati adalah jenis tumbuhan lumut, paku, gymnospermae, angiospermae, dikotil dan monokotil. Tumbuhan digolongkan dalam kingdom plantae karena memiliki ciri-ciri khusus yaitu tida punya alat gerak, dan mereka memiliki klorofil ( Mangoendidjojo, 2003:17). Kingdom plantae dibagi menjadi 3divisi, yaitu bryopytha (lumut), Pterydophyta (paku), dan Spermatophyta (tumbuhan berbiji).

Bryophyta yaitu tumbuhanlumut yang memiliki ciri-ciru bentuk :
1.                  Berklorofil, belum memiliki berkas pengangkut.
2.        Tumbuh ditempat lembab.
3.        Belum dapat dibedakan antara akar, batang dan daun.
4.        Peralihan antara tumbuhan Thaiophyta dan Cormopyta.
5.        Autotrof
6.        Reproduksi sesual dan aseksual.
7.        Sebagian lumut tumbuh berupa talus.
8.        Sebagian telah memiliki organ mirip akar, batang, dan daun.
9.        Generasi gametotif lebih dominan.

Pterydhophyta yaitu tumbuhan paku memiliki ciri-ciri berikut :
1.        Memiliki jaringan pengangkut.
2.        Telah dapat dibedakana akar, batang dan daun.
3.        Berkembang biak dengan spora.
4.        Siklus domonan nya sporofit.
5.        Tumbuh ditempat lembab.

Spermatophyta adalah tumbuhan berbiji. Spermatophyta dibagi menjadi dua, ada gymnospermae dan angiospermae .
 Berikut ciri-ciri dari gymnospermae atau imbuhan berbiji terbuka :
1.        Berkembangbiak dengan biji.
2.        Biji tidak dilindungi jaringan buah.
3.        Struktur reproduksi terdapat pada strobilus.
4.        Siklus sporofit lebih dominan.

Berikut ciri-ciri dari angiospermae :
1.        Berkembang biak dengan biji.
2.        Biji dilindugi jaringan buah.
3.        Struktur reproduksi terletak pada bunga.
4.        Siklus sporofit dominan.

Angiospermae terdiri dari dua, yaitu monokotil dan dikotil adalah tumbuhan yang bijinya bereping satu, sedangkan dikotil adalah tu,buhan yang   bijinya berkeping dua.
Menurut chambell, et al (2003:294), berikut adalah perbedaan antara monokotil dan dikotil:
1. Monokotil memiliki satu koiledon, sedangkan dikotil dua kotiledon.
2. Monokotil memiliki tulang daun yang sejajar, sedangkan dikotil memiliki tulang daun yang menjari.
3. Beras vaskuler pada monokotil umumnya tersusun kompleks, sedangkan dikotil dalam bentuk lingkaran.
4.  Monokotil memiliki sistem akar serabut, sedangkan dikotil ajarnya tunggang.
5. Bagian-bagian bunga pada monokotil umumnya dalam kelipatan tiga, sedangkan pada dikotil kelipatan dua , empat atau lima.
Dalam percobaan keanekaragaman dan klasifikasi tumbuhan, objek yang diamati adalah lumut hati (Marchantia polymorpha ), Pakusuplis (Adiantum Sp.),  Drymoglossum (siliknaga), bunga kembang sepatu (Hibiscus rora-sinensis), Jagung (zea mays), Padi (Oryza sativa), ubi (Manihot utulissima), dan anggrek epifit (Dendrobium SP.).
Lumut hati termasuk kedalam kingdom plantae. Digolongkan dlam kingdom plantae karna sesai dengan keteramgan dari kingdom plantae diatas, demikian pula ia termasuk kedalam divisi bryopsida, sesuai dengan ciri-ciri yang telah disebutkan . lumut hati termasuk edalam kelas hepaticopsida, karena tubuhnya berbentuk lembaran, menempel diatas permukaan tanah, pohon, atau tebing, terdapat riziod, tidak punya batang dan daun. Ordonya adalah Marchantiales, familinya marchantiacea, genusnya machantia. Dan spesies nya Marchantia polymorpha.
Demikian pula untuk tumbuhan lainnya dalam percobaan ini , hanya saja berbeda divisi, kelas ,ordo, famili, genus dan spesies. Adiantum SP. , Drymoglossum SP. temasuk dalam divisi pterydopitha yang telah disebut diatas. Salah satunya adalah adanya spora. Hubuscus rors sinensis, Zea mays, Oryza sativa, Manihot utilissima,dan Dendrobium Sp,. Termasuk kedalam divisi spermatopithakarena memiliki bij, dan ciri-ciri dari spermatopitha yang telah disebutkan diatas tadi. Drymoglossum SP dan adiantum sp. Memiliki ordo yang berbeda drimoglossum sp berordo polypodiales, dikarenakan anggota-anggotanya menjalar pada tanah atau pohon, dapat pula ditebing, sedangkan Adiantum sp. Berordo pteridales, sesuai dengan paku-paku layaknya.
Hibiscus rora sinensis dan Manihot utulissima berada dalam kelas dicotyledoneae, sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan diatas tadi, sedangkan Denrodium sp, zea mays , dan oryza sativa berada dalam kelas monocotyledoneae, sesuai dengan ciri-ciri yang telah disebut diatas tadi.
 Ordo dari Hibiscus rora sinensis  dengan Manihet utilissina berbeda . hibiscus rora-sinensis berordo malvales, dikarenakan bagian bunganya terdiri atas perlekatan bagian bawah tungkai sarinya membentuk badan yang menyelubungi putik dan bagian pangkalnya berlekatan dengan pangkal daun-daun mahota. Sedangkan  manihot utulissima berordo euphorbiases, dikarenakan hampir semua bagian tubuh tumbuhannya mengandung getah.
Ordo dari zea mays dan  oryza sativa adalah sama yaitu Poales, namun Dendrobium sp berbeda, yakni orchidales. Ordo poales dikarenakan bentuknya berupa semak dngan daunnya bertulang sejajar memanjang. Sedangkan ordo orchidales.
Genus dari Oryza sativa dan zea mays berbeda. Zea mays gebus zea , sedangkan  oryza sativa bergenus oryza. Beda dari jagung dengan padi adalah jagung batangnya berbuku-buku, sedangkan padi berrumpun. Jagung menyerbuk dengan bantuan angin, padi menyerbuk sendiri (Heddy, 2000:13).








BAB IV
PENUTUP

   4.1  Kesimpulan
1.      beda tumbuhan lumut dan paku adalah:
a.       lumut akarnya rizoid, paku serabut.
b.      Lumut tidak ada berkas pengangkut, paku ada.
c.       Lumut tidak ada spora, paku ada.
d.      Lumut dominan gametogenesis, paku sporogenesis.
e.       Lumut tidak dapat dibedakan mana akar, batang, dan daun, paku dapat.

2.      Perbedaan gymnospermae dan angiospermae adalah:
a.       Alat reproduksi gymnospermae berupa strobilus, angiospermae bunga.
b.      Pembuahan gymnospermae tunggal, angiospermae ganda.
c.       Biji angiospermae ditutupi daging buah, gymnospermae tidak.
d.      Batang gymnospermae berkambium, angiospermae yang berkambium adalah dikotil.
e.       Akar gymnospermae tunggang, angiospermae yang tunggang adalah dikotil.

3.      Perbedaan dikotil dan monokotil adalah:
a.       Monokotil ijinya berkeping satu, dikotil dua.
b.      Akar monokotil serabut, dikotil tunggang.
c.       Batang monokotil tidak berkambium, dikotil iya.
d.      Daun monokotil memanjang, tulang daun sejajar, dikotil melebar, tulang daunmenyirip/ sejajar.
e.       Bunga monokotil kelipatan 3, dikotil kelipatan 2,4, dan 5.

    4.2  Saran
Hendaknya praktikum mengetahui materi untuk praktikum dengan benar.




DAFTAR PUSTAKA

Cambell, N.A., Reece J.E., dan L.G. Mtchell. 2003. Biologi Edisi Kelima jilid2. Jakarta:Erlangga.
Heddy,G. 2000. Biologi Pertanian. Jakarta:Rajawali Press.
Mangoendidjojo,W. 2003. Dasar-dasar Pemuliaan Tanaman. Yogyakarta:Kanisius.
Tji traram. 1983. Botani Umum 1. Bandung:Angkasa.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Laporan Praktikum : Keanekaragaman dan Klasifikasi Tumbuhan"

Post a Comment

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!