loading...

Analisis Usaha Keripik Pisang


TUGAS EKONOMI TEKNIK
“ANALISIS USAHA KERIPIK PISANG”




Disusun Oleh :

Ø   Almira Sukendra
Ø   Joko Ludang
Ø   Jeane Ramayanti
Ø   Sigit Nur Pujianti
Ø   Muhammad Wasil




JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang.
Keripik pisang merupakan salah satu produk makanan ringan yang banyak digemari konsumen. Rasanya yang renyah dan murahnya harga yang ditawarkan menjadikan produk tersebut sebagai alternatif tepat untuk menemani waktu santai anda bersama rekan dan keluarga.
Seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen, kini keripik pisang mulai diinovasikan berbagai varian rasa, seperti ada yang menggunakan tambahan coklat pada keripik pisang tersebut.
Meskipun trend tersebut belum lama dikenal masyarakat luas, namun perkembangannya sudah sangat pesat, sehingga banyak produsen yang beralih untuk menjual Keripik Pisang ini.
Sejatinya, produk keripik pisang bukan barang baru bagi masyarakat Indonesia. Namun dengan menambahkan sedikit inovasi, kini keripik tersebut banyak dicari konsumen dan menjadi salah satu peluang bisnis menarik yang menjanjikan untung besar bagi pelakunya.

1.2    Tujuan Pengembangan Proyek.
Dalam rangka meningkatkan pendapatan pada saat krisis ekonomi yang berkepanjangan seperti saat ini diperlukan usaha usaha yang bersifat Agresif, Kreatif, Penuh perhitungan dan Berorientasi Pasar. Usaha tersebut juga diharapkan mampu memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja potensial yang saat ini jumlahnya sangat melimpah baik itu angkatan kerja baru maupun angkatan kerja lama yang oleh karena kondisi perekonomian Makro terpaksa harus menganggur akibat tidak adanya kesempatan bekerja atau terkena PHK.
Dengan demikian tujuan dari pengembangan Proyek itu sendiri ada dua yaitu dari Aspek Ekonomi dan dari Aspek Sosial, Aspek Ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan, sementara Aspek sosial adalah sedikitnya untuk membantu Masyarakat dalam mengatasi Pengangguran.

1.3    Studi Kelayakan Proyek
Dari Pengamatan langsung di lapangan, keripik pisang  yang kami produksi sangat digemari oleh konsumen, terutama para remaja karena mempunyai rasa khas yang membedakan dengan produk serupa lainnya. Maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa keripik pisang  cukup laris dan memasyarakat serta dari segi ekonomi layak untuk dijadikan Produk yang akan dipasarkan.

























BAB II
TARGET

Rata-rata penggemar berat  makanan olahan pisang adalah kalangan remaja atau anak muda. Ini menjadikan sebagai target pasar yang sangat potensial, dengan cara menawarkan beberapa rasa untuk memenuhi permintaan para konsumen.

























BAB III
MARKETING MIX

     
3.1    Penentuan Harga
Setelah menentukan target pasar produk di pasaran, maka langkah yang selanjutnya adalah penjabarannya yaitu dengan Bauran Pemasaran atau yang lebih terkenal adalah Marketing Mix. 
Marketing Mix untuk Produk konsumsi adalah mengikuti Kaidah kaidah yang ada, dimana dalam hal ini Strategi Penentuan Harga, Produk/Merek, Promosi, dan Place/Tempat/Distribusi haruslah betul betul berbeda dari Produk yang sudah ada, sehingga dalam hal ini betul betul ada Deferensiasi untuk keripik pisang yang kami produksi.
Untuk Keripik Pisang sendiri dimana target konsumen yang ditetapkan adalah segmen  menengah bawah, terutama  untuk para remaja, maka faktor harga menjadi sangat sensitive, untuk itu dalam menentukan harga betul betul dipertimbangkan apakah Produk kita dengan harga yang telah ditetapkan dapat terjangkau oleh masyarakat bawah. Dan selanjutnya adalah apakah dengan harga murah tersebut kita masih mendapatkan untung, sehingga untuk menentukan harga keripik pisang sudah dipertimbangkan supaya terjangkau oleh semua kalangan. 

 3.3    Promosi
Untuk Produk Keripik Pisang , Media Promosi yang pertama yang paling adalah membranding logo dan melakukan Promosi langsung ke konsumen, dimana konsumen disuruh untuk mencoba memakannya dengan harapan mereka akan  selalu ingat akan rasa dan produk dari keripik pisang  kami dan diharapkan dapat menjadi media untuk mempromosikan kepada orang lain.  Dalam melakukan Promosi selanjutnya melaluio sosial media seperti facebook. BBM dll..

BAB IV
PROSEDUR KERJA

4.1.    Cara pembuatan keripik pisang
  1. Pertama-tama potong pisang menjadi tipis-tipis. Biasanya pisang dipotong dengan bentuk menyerong.
  2. Siapkan wadah untuk mencampur air dan kapur sirih. Setelah itu aduk hingga kapur sirih larut di dalam air.
  3. Rendam potongan pisang di dalam air kapur sirih. Tunggu kira-kira 30 menit.
  4. Jika sudah lewat 30 menit, angkat pisang kemudian bilas dengan menggunakan air bersih. Setelah itu tiriskan.
  5. Siapkan wajan dan minyak goreng. Untuk menggoreng keripik pisang, maka minyak goreng yang digunakan harus menutupi seluruh bagian pisang. Goreng pisang hingga berwarna kecoklatan, kemudian tiriskan.
  6. Setelah ditiriskan dari minyak, lalu menaburi keripik pisang dengan garam.
4.2.    Alat dan Bahan
a)      Alat yang digunakan untuk pembuatan keripik pisang yaitu,
1.      Gas
2.      Wadah
3.      Kompor
4.      Ember plastik
5.      Kantong plastik
6.      Pisau
7.      Lilin




b)      Bahan yang digunakan untuk pembuatan keripik pisang yaitu,
No
Uraian
Jumlah
Harga Satuan
Harga
1
Pisang kepok
 3 sisir
Rp. 12.000,- / sisir
Rp.36.000,-
2
Minyak sayur
 2 liter
Rp. 13.000
Rp.26.000,-
3
Garam
     250gram
Rp.5.000,-
Rp.5.000,-
3
Plastik ukuran ¼
2 ons
Rp. 5.000,-
Rp.10.000,-
4
Lilin
1 buah
Rp. 3.000,-
Rp.3.000,-
6
Kapur
1 bungkus
Rp. 2.000,-
Rp.2.000,-
7
Gas
1
Rp. 18.000,-
Rp.18.000,-

Total


Rp. 100.000


















         BAB V
PERENCANAAN PERMODALAN

5.1.    Sumber  permodalan
Modal untuk pembutan kripik pisang ini kami dapatkan dari hasil patungan  dari kelompok kami.

 5.2.    Analisa Ekonomi

Modal Awal                            Rp.100.000
Kripik yang dihasilkan            150 Bungkus
Harga Jual                               Rp. 1000 /Bungkus
Penerimaan                              Rp.150.000
Produksi Sebulan                    4 Kali
Keuntungan perbulan              RP. 200.000












BAB VI
              PENUTUP

Dalam melakukan usaha dituntut untuk serius dan Fokus, kita tidak bisa dalam memulai bisnis itu secara setengah tengah,dan dikerjakan sambil lalu meski pun usaha tersebut berupa usaha sampingan.
Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan perhitungan yang matang selayaknya dilakukan di awal awal memulai usaha karena sekali kita salah dalam perhitungan di awal maka yang terjadi adalah efek Berantai di mana kita akan terus menerus mengalami kesalahan, sementara modal lama kelamaan tersedot habis
Sudah sewajarnya apabila kita ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih sukses agar kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang Dengan demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.


Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Analisis Usaha Keripik Pisang"

  1. there are many different book genres online but i would really love to read about self help books“ analisa ihsg

    ReplyDelete

Terimakasih Sudah Mengunjungi Blog Ini, Silahkan Tinggalkan Komentar!